Senin, 03 Juli 2017

Diberi Nama Unik, Undangan Tasyakuran Pemberian Nama Ini Bikin Ngakak

berita viral
ads
ads
Saat lebaran tiba jutaan perantau kembali ke kampung halamannya. Tak jarang cerita unik dan tak terduga pun terjadi di kampung halaman. 

Seperti halnya yang diceritakan pengguna media sosial dengan nama akun Muhammad Isham Fauzi. Melalui postingannya pada Sabtu (1/7) Isham menceritakan bahwa dirinya mendapat undangan tasyakuran pemberian nama anak yang baru lahir dari tetangganya.

Lucunya dalam undangan yang diterima Isham tersebut, ada kata-kata yang menurutnya lucu dalam rangkaian anak tersebut yaitu "Putra Fly Over". Padahal Fly Over sendiri atau jalan layang merupakan istilah yang digunakan untuk bangunan jalan yang dibangun tidak sebidang melayang untuk menghindari kawasan yang selalu macet dan padat lalu lintas.

 Dalam foto undangan yang diunggah Isham tertulis bahwa anak tersebut merupakan putra dari pasangan bernama Dorojatun dan Beti. Keduanya merupakan pasangan yang tinggal di Dukuhturi, Ketanggungan. Penelusuran brilio.net, Minggu (2/7) Dukuhturi, Ketanggungan merupakan nama sebuah daerah yang ada di Brebes, Jawa Tengah.


Sumber :brilio.net






 

 

Bukan Ikan, Nelayan Ini Temukan Sesuatu Yang Mengerikan Di Jalanya

Berprofesi sebagai nelayan memang mempertaruhkan nyawa dengan pergi ke laut sebelum matahari terbit.
 
Dan bahkan tinggal berhari-hari di tengah laut untuk membawa pulang hasil tangkapan yang bagus dan mendapatkan uang untuk keluarga mereka, sudah biasa dilakukan nelayan. Setelah berhari-hari di laut, mereka kembali ke pantai, berbagi biaya, keuntungan dan kerugan bersama-sama.

Tetapi, apa yang ditemukan pada jala nelayan di Malaysia ini sangat mengejutkan. Seperti brilio.net lansir dari Viral4real, Kamis (1/6) alih-alih mendapatkan ikan, nelayan malah mendapatkan mayat seorang pria. Mayat yang sudah membusuk itu terangkut bersamaan dengan ikan yang banyak. Foto-foto penemuan mayat di jala ini langsung viral hingga hari ini. Namun menurut sumber lain, kejadian ini sudah berlangsung setahun yang lalu.

Mayat pria tersebut diidentifikasi berusia 31 tahun bernama Zhe Liu, seorang berkebangsaan China yang pergi ke resort Perhentian Island Resort, Pulau Perhentian Besar dengan keluarganya. Mayat pria ini dikenali dari tato pada dadanya.

"Investigasi awalnya mengungkapkan keluarga itu tinggal di Awana Resort di pulau. Sebelum insiden terjadi, Zhe Liu pergi snorkeling sendirian sementara teman dan istrinya pergi diving di lokasi yang berbeda," ungkap Kepala Polisi Besut Supt Mohd Zamri Mohd Rowi.



Sumber :brilio.net

0 komentar:

Posting Komentar